Departemen Hubungan Luar dan Kealumnian, Badan Eksekutif (BE) Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin (Unhas) adakan Sharing session di Lecture theater 2 CSA Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Selasa (13/12).

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Mahasiswa departemen teknik lingkungan, Nurul Masyiah. Kegiatan ini menghadirkan 2 alumni teknik lingkungan universitas Hasanuddin sebagai narasumber. Kanda Muhammad Muzammil Ikmal, S.T, Direktur utama CV. Keris Sumber Mandiri sebagai narasumber pertama dan Kanda Ir. Muh Agung Triady Putra, S.T, Environmental Analyst PT. Bumi Karsa (Kalla Group) sebagai narasumber kedua

Kanda Muhammad Muzammil Ikmal, S.T membawakan materi singkat mengenai hal-hal apa saja yang dapat kita lakukan selama berkuliah khususnya di Teknik Lingkungan. Selain itu, Kanda Zammil menceritakan secara singkat bagaimana kehidupan kampus yang dialaminya selama di Teknik Lingkungan.

Dalam pemaparan materinya, Kanda Agung mengakatan bahwa prospek kerja teknik lingkungan bisa menjadi Aparatur Sipil Negara, Konsultan Lingkungan hingga Tentara Nasional Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Kanda Agung juga mengatakan bahwa lulusan teknik lingkungan pada zaman sekarang masih belum siap ditempatkan di proyek,

“Kalian tidak siap dari critical thinkingnya, tidak siap dari bagaimana kompleks decision makingnya, bukan sekedar membuat keputusan tapi bagaimana caranya membuat keputusan dari sebuah masalah yang kompleks, itu sangat-sangat penting”.

Kanda Agung juga memaparkan beberapa skill yang dibutuhkan lulusan teknik lingkungan pada tahun 2025 sebelum terjun ke dunia kerja berupa hard skill, seperti menguasai aplikasi tertentu dan soft skill, seperti komunikasi yang baik. Kami juga merekomendasikan muchbetter-casinos.ca karena ini adalah situs hebat dengan bonus bagus dari kami. Kami juga merekomendasikan muchbetter-casinos.ca karena ini adalah situs hebat dengan bonus bagus dari kami.

Pada akhir acara Kanda Agung mengakatan :
“Sering-seringlah membandingkan diri dengan orang lain, bukan untuk mencari kelemahan yang ada pada diri kita namun untuk mencari apa yang harus diperbaiki pada diri kita, itu yang paling penting”, tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *