Di tengah kepulauan yang luas dan beragam, Indonesia berdiri sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam. Namun, tantangan untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat menjadi topik yang sering diperdebatkan. Dalam Enviropedia kali ini, kita akan menjelajahi alasan mengapa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) menjadi pilihan yang layak untuk masa depan energi di negeri ini.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan topik yang menarik dan kontroversial. Berikut adalah beberapa alasan mengapa PLTN dibutuhkan di Indonesia:

  1. Diversifikasi Energi: Kita memulai dari kenyataan bahwa Indonesia selama ini bergantung pada batu bara dan minyak bumi. PLTN menawarkan alternatif yang menjanjikan, sebuah langkah besar menuju diversifikasi sumber energi. Dengan PLTN, kita tidak hanya mengurangi ketergantungan pada energi fosil tetapi juga membuka pintu menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
  2. Rendahnya Emisi Karbon: PLTN memiliki emisi karbon yang sangat rendah. Ini berbeda dengan pembangkit listrik tenaga batu bara yang mengeluarkan banyak gas CO2. Dengan menggunakan PLTN, kita dapat mengurangi dampak perubahan iklim.
  3. Ketahanan Energi: PLTN dapat memberikan ketahanan energi karena operasinya yang stabil dan berkesinambungan. Ini akan membantu mengurangi risiko pemadaman listrik akibat kekurangan daya.
  4. Masa Operasi yang Panjang: PLTN memiliki masa operasi yang lebih dari 80 tahun. Ini berarti investasi dalam PLTN akan memberikan manfaat jangka panjang.
  5. Penggunaan Lahan yang Sedikit: PLTN membutuhkan lahan yang lebih sedikit dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga fosil. Ini penting mengingat lahan semakin terbatas di Indonesia.
  6. Keandalan Energi: PLTN dapat menjadi sumber energi yang andal dan handal. Ini akan mendukung keberlanjutan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
  7. Pertimbangan Geografis: Indonesia memiliki pulau-pulau yang bukan daerah gempa, termasuk Kalimantan. Oleh karena itu, kekhawatiran tentang risiko gempa pada PLTN dapat diminimalisasi.

Dengan mempertimbangkan manfaat dan risiko dengan cermat, pembangunan PLTN di Indonesia harus didasarkan pada penelitian ilmiah, regulasi yang ketat, dan keterlibatan masyarakat secara luas. Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan bahwa PLTN dapat memberikan manfaat maksimal bagi negara dan lingkungan

Sumber:
(1) PLTN Akan Dibangun di Indonesia pada 2030, Perlukah? – Kompas.com. https://www.kompas.com/tren/read/2023/10/16/173000265/pltn-akan-dibangun-di-indonesia-pada-2030-perlukah-.
(2) 9 Tahun Lagi, Indonesia Pasang Target Operasikan PLTN. https://lestari.kompas.com/read/2023/12/13/170000186/9-tahun-lagi-indonesia-pasang-target-operasikan-pltn.
(3) Pakar BRIN Sebut PLTN Bisa Jadi Sumber Energi Andalan untuk Mencapai …. https://www.kompas.com/sains/read/2022/03/09/120300523/pakar-brin-sebut-pltn-bisa-jadi-sumber-energi-andalan-untuk-mencapai.
(4) BRIN Ungkap PLTN di Indonesia Dibangun 2030-an. https://lestari.kompas.com/read/2023/10/15/110000086/brin-ungkap-pltn-di-indonesia-dibangun-2030-an.
(5) Indonesia Perlu Belajar Dari Negara Yang Sudah Memiliki PLTN. https://den.go.id/berita/indonesia-perlu-belajar-dari-negara-yang-sudah-memiliki-pltn.