Pelepasan Alumni Periode Juni 2019

Departemen Hubungan Luar dan Kealumnian merupakan departemen yang bertujuan membangun hubungan dan meningkatkan partisipasi anggota HMTL FT-UH dengan pihak luar (individual dan komunal) dalam rangka pengembangan.

Sabtu,29 Juni 2019 di LT 2 CSA FT-UH departemen Hubungan Luar dan Kealumnian telah melaksanakan Pelepasan Alumni yang merupakan kebijakan dari Ketua Umum BE HMTL FT-UH Periode 2019, dimana kebijakan ini merupakan kebijakan yang dilaksanakan untuk melepas alumni Teknik Lingkungan pada periode wisuda IV tahun akademik 2018/2019. Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan usaha yang telah ditempuh oleh wisudawan/wati Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dalam mencapai kelulusannya, sudah sepatutnya para mahasiswa Teknik Lingkungan memberikan suatu penghargaan yang berkesan dan tidak akan terlupakan. 

Kegiatan ini di hadiri oleh Sekertaris Departemen Teknik Lingkungan,Kanda-kanda Alumni Teknik Lingkungan periode wisuda IV tahun akademik 2018/2019 dan Anggota HMTL FT-UH. Berlangsung sangat interaktif, Alumni Teknik Lingkungan memberi motivasi dari beberapa pertanyaan Adik-adik mahasiswa Teknik Lingkungan FT-UH.

Pembahasan yang berkembang pada sesi “sharing pengalaman” terkait dinamika mahasiswa di lingkup teknik lingkungan UNHAS.Menurut kanda-kanda Alumni, Kehidupan organisasi di teknik UNHAS berbeda dengan fakultas lain yang menjadi sebuah pilihan/konsekuensi bagi pengurus himpunan namun juga bermanfaat.

Seperti halnya yg diungkapkan oleh kanda ayyub “Saya sendiri ikut berorganisasi di himpunan karena ada hal yang ingin saya ubah,seperti kemampuan saya dalam berbicara di depan umum. Semenjak saya aktif berhimpunan lambat laun kemampuan berbicara saya di depan umum semakin meningkat. Dalam organisasi pula saya mendapatkan keluarga baru,mungkin karena tiap hari bersama;ngumpul di sekret;suka duka dilalui bersama, hubungan batin pun menjadi semakin erat”

Walaupun ada beberapa konsekuensi yang harus ditanggung oleh pengurus himpunan menurut kak Eca, Hidup itu pilihan dan harus dijalani.Masalah organisasi dan akademik bukan hal yang bertentangan semua bisa tetap berjalan walau ada konsekuensi yang harus ditanggung.

“Tanggung jawab kita dalam menyandang status mahasiswa, yah harus  berani mengatur waktu dalam akademik dan organisasi dan pastinya menyeimbangkan itu capek tapi yakin saja suatu saat nanti akan kalian sadari manfaatnya” Ungkap Kak Maman

“Kerja,kerja dan kerja saja. Memang capek juga yang akan didapat tapi ini yang akan meningkatkan kualitas diri sebelum akhirnya meninggalkan bangku perkuliahan,sebelum menyandang status sarjana” , ungkap kak Yayat.

“Kapten besar berasal dari ombak yang besar”. Tutup kak maman

Jawaban dari kanda-kanda alumni diatas sangat membakar semangat  pendengar di ruangan itu untuk terus berkonstributif kepada himpunan dan tetap menyeimbangkan akademik.
Sembari mengembangkan potensi diri melalui himpunan,akan lebih baik jika turut andil di organisasi luar dan mengharumkan nama HMTL FT-UH seperti yang diungkapkan oleh kak devy “Aktif berhimpunan merupakan hal yang baik,tapi jika dibandingkan mungkin selama menyandang status mahasiswa saya lebih aktif di organisasi luar, ya tentu saja tanpa melupakan HMTL FT-UH dengan mengharumkan nama HMTL FT-UH melalui prestasi-prestasi yang saya raih.”
Namun akan jauh lebih baik jika ketiganya diseimbangkan dengan tetap berkonstribusi di himpunan,akademik tetap aman dan turut andil di organisasi luar seperti halnya yang dilakukan oleh kanda-kanda senior kita diatas.

Terakhir dari Kak Agung,kehidupan berorganisai dan akademik itu seperti pohon dan akarnya.Semua akan tetap seimbang ketika ketika semua saling menopang dan mencengkram satu sama lain

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *